6 Spot Drone di Labuan Bajo: Cek Rekomendasi Terbaik Di Sini!
Fitriyawati
Desember 31, 2025
12 min read
Labuan Bajo dikenal sebagai salah satu destinasi premium di Indonesia Timur yang menawarkan lanskap alam unik dan beragam. Tidak hanya menarik untuk dinikmati secara langsung, kawasan ini juga menjadi favorit bagi wisatawan yang ingin mengabadikan perjalanan mereka melalui foto dan video udara dengan menggunakan drone. Namun, apakah semua tempat bisa diterbangkan drone, dan bagaimana cara mendapatkan hasil visual yang rapi serta aman?
Di artikel ini, kamu akan menemukan panduan lengkap seputar spot drone di Labuan Bajo, hal-hal penting yang perlu diperhatikan sebelum menerbangkan drone, hingga bagaimana dokumentasi profesional dapat membantu menghasilkan konten perjalanan yang lebih bernilai.
Poin Utama
- Labuan Bajo menawarkan perpaduan unik antara pulau, bukit, perairan, dan desa adat yang membuatnya menjadi spot drone favorit untuk dokumentasi perjalanan.
- Beberapa area di Taman Nasional Komodo memiliki zona larangan terbang, sehingga kamu perlu memahami batasan sebelum menerbangkan drone.
- Untuk terbang di kawasan konservasi, terutama Taman Nasional Komodo, pastikan kamu memiliki SIMAKSI dan membayar Drone Operation Fee agar aktivitas berjalan legal dan aman.
- Spot drone terbaik seperti Pulau Padar, Pink Beach, Taka Makassar, Gili Lawa, Pulau Manjarite, dan Desa Wae Rebo menawarkan perspektif udara unik yang bisa diabadikan secara profesional.
- Untuk kemudahan dan kualitas hasil maksimal, kamu bisa bekerja sama dengan tim dokumentasi profesional seperti Labuan Bajo Productions, atau ikut paket tour yang sudah termasuk dokumentasi dari IndonesiaJuara Trip.
Mengapa Labuan Bajo Menjadi Spot Favorit untuk Dokumentasi Drone?

Labuan Bajo memiliki keunggulan geografis yang jarang ditemukan di destinasi lain. Dalam satu wilayah, kamu bisa melihat perbukitan savana, pulau-pulau kecil, perairan dangkal dengan gradasi warna, serta desa adat di dataran tinggi. Dari udara, kombinasi ini membentuk pola visual yang rapi dan mudah dibaca oleh mata. Selain itu, sebagian besar area di Labuan Bajo masih memiliki ruang terbuka tanpa gangguan bangunan tinggi.
Kondisi ini membuat pengambilan gambar drone lebih leluasa jika dilakukan di area yang diizinkan. Inilah alasan mengapa dokumentasi drone Labuan Bajo sering digunakan untuk konten perjalanan, promosi wisata, hingga dokumentasi trip eksklusif. Dari sisi pengalaman, visual udara mampu memberikan konteks yang lebih luas dibandingkan foto darat. Kamu tidak hanya melihat objek, tetapi juga hubungan antar lokasi, jalur perjalanan, dan skala alam secara keseluruhan.
Hal Apa yang Perlu Kamu Pahami Sebelum Mencari Spot Drone di Labuan Bajo?
Sebelum menentukan spot drone di Labuan Bajo, kamu perlu memahami bahwa penggunaan drone di wilayah ini tidak sepenuhnya bebas. Sebagian besar lokasi populer berada di kawasan konservasi atau area dengan aturan khusus, sehingga pemahaman terhadap regulasi menjadi hal yang sangat penting sebelum melakukan dokumentasi udara. Untuk membantu kamu memahami batasan dan ketentuan yang berlaku, berikut beberapa hal utama yang perlu diperhatikan sebelum menerbangkan drone di Labuan Bajo:
1. Wajib Memiliki SIMAKSI dan Memenuhi Persyaratan Administratif
Untuk menerbangkan drone di kawasan konservasi, termasuk area di dalam dan sekitar Taman Nasional Komodo, kamu wajib memiliki SIMAKSI (Surat Izin Masuk Kawasan Konservasi). Dokumen ini berfungsi sebagai izin resmi yang memastikan aktivitas drone dilakukan secara aman, tidak merusak lingkungan, dan tidak mengganggu kehidupan satwa liar.
Pengajuan SIMAKSI dilakukan melalui website resmi pengelola kawasan sebelum aktivitas drone dimulai. Setelah izin disetujui, kamu juga diwajibkan membayar Drone Operation Fee, yaitu biaya operasional yang digunakan untuk mendukung pengelolaan, pengawasan, serta pelestarian lingkungan di kawasan konservasi. Tanpa memenuhi persyaratan ini, aktivitas penerbangan drone dapat dianggap tidak sah.
2. Adanya Zona Terlarang (No-Fly Zone) yang Harus Dipahami Sejak Awal
Selain izin administratif, kamu juga perlu memahami bahwa tidak semua area di Taman Nasional Komodo memperbolehkan penerbangan drone. Beberapa zona ditetapkan sebagai wilayah terlarang demi menjaga keselamatan satwa dan kelestarian lingkungan. Berikut adalah beberapa area yang secara tegas tidak memperbolehkan aktivitas drone:
- Pulau Kalong (Rinca)
Pulau ini merupakan habitat kalong besar (Pteropus vampyrus) yang sangat sensitif terhadap suara dan cahaya. Karena itu, drone tidak diperbolehkan diterbangkan di daratan maupun perairan sekitar Pulau Kalong agar tidak mengganggu perilaku alami satwa. - Resort Loh Buaya (Pulau Rinca) dan Resort Loh Liang (Pulau Komodo)
Kedua area ini menjadi habitat berbagai jenis burung penting, termasuk burung pemangsa. Karena drone dan burung menggunakan ruang udara yang sama, penerbangan drone di kawasan ini berpotensi menimbulkan gangguan, sehingga ditetapkan sebagai zona larangan. - Zona Inti Taman Nasional Komodo
Zona inti merupakan kawasan konservasi utama yang menjadi habitat alami komodo. Kamu tidak diperbolehkan memasuki zona ini maupun menerbangkan drone di atasnya, karena dapat mengganggu perilaku satwa serta menimbulkan risiko keselamatan.
3. Tantangan Teknis di Lapangan
Selain regulasi, kondisi alam Labuan Bajo juga memiliki tantangan teknis yang perlu kamu perhatikan sebelum menerbangkan drone. Oleh karena itu, kamu perlu memahami bahwa karakter angin laut yang dapat berubah dengan cepat sering memengaruhi kestabilan penerbangan, terutama di area terbuka. Di sisi lain, intensitas cahaya yang cukup tinggi juga berpengaruh pada pengaturan eksposur dan warna hasil gambar udara. Dengan mempertimbangkan faktor-faktor tersebut sejak awal, kamu bisa merencanakan penerbangan drone dengan lebih matang sehingga kualitas dokumentasi tetap optimal.
Baca juga: Aturan & Izin Menerbangkan Drone di Area Wisata Labuan Bajo & Taman Nasional Komodo
Spot Drone di Labuan Bajo
Berikut beberapa spot drone di Labuan Bajo yang bisa kamu eksplor untuk dokumentasi perjalanan, tentunya dengan tetap mematuhi aturan yang berlaku:
1. Pulau Padar

Pulau Padar menjadi spot drone di Labuan Bajo yang ideal untuk menangkap kontur bukit dan teluk yang saling berhadapan dari udara, sehingga kamu bisa mendapatkan perspektif landscape yang unik. Namun, sebelum menerbangkan drone di sini, kamu harus memastikan memiliki izin SIMAKSI agar aktivitas dokumentasi berjalan sah dan aman.
Selain itu, perhatikan arah cahaya dan durasi terbang supaya setiap lekuk bukit dan garis pantai dapat terekam dengan jelas dan rapi. Dengan memperhitungkan faktor-faktor tersebut, footage drone dari Pulau Padar bisa menjadi elemen visual yang kuat untuk menceritakan perjalananmu. Oleh karena itu, perencanaan yang matang sangat penting agar hasil dokumentasi profesional dan tetap mematuhi aturan konservasi.
2. Pink Beach

Pink Beach menjadi salah satu spot drone di Labuan Bajo yang menarik karena kamu bisa menangkap gradasi warna pasir merah muda berpadu dengan laut biru dari udara, menciptakan komposisi visual yang estetik. Karena masih berada di kawasan Taman Nasional Komodo, kamu tentunya perlu memiliki izin SIMAKSI sebelum menerbangkan drone agar dokumentasi tetap sah dan aman.
Selain itu, perhatikan posisi matahari dan arah pengambilan gambar supaya warna pasir dan air tampil optimal di footage. Dengan memperhitungkan faktor-faktor ini, hasil dokumentasi drone dari Pink Beach akan terlihat rapi dan profesional. Oleh karena itu, perencanaan yang matang akan membantu kamu mendapatkan momen visual yang benar-benar menonjol dalam perjalananmu.
3. Taka Makassar

Taka Makassar menjadi salah satu spot drone di Labuan Bajo yang menarik karena terkenal dengan pulau pasir yang muncul saat air laut surut, sehingga kamu bisa mendapatkan perspektif udara yang unik dan berbeda. Saat perairan surut, bentuk pulau pasir berubah-ubah, dikelilingi gradasi biru laut yang indah, menciptakan komposisi visual yang menawan. Selain itu, kamu bisa menangkap interaksi cahaya dan bayangan di pasir serta air, menambahkan dimensi dan kedalaman pada footage. Posisi drone dan sudut pengambilan gambar menjadi kunci agar setiap detail terekam dengan jelas.
4. Gili Lawa

Gili Lawa menjadi salah satu spot drone di Labuan Bajo yang menarik karena dari udara kamu bisa menangkap dua bagian pulau yang diapit oleh selat sempit di tengahnya, menciptakan pemandangan yang khas dan mudah dikenali dari ketinggian. Formasi ini, di antara Gili Lawa Darat dan Gili Lawa Laut, menghadirkan komposisi landscape yang menarik ketika dilihat lewat drone, terutama saat cahaya pagi atau sore hari menyapu garis pantai dan bukitnya.
Selain itu, puncak bukit di pulau ini menawarkan panorama luas savana berpadu dengan laut biru kehijauan di sekitarnya, sehingga footage udara terasa lebih berlapis dan dinamis. Kamu juga bisa mengatur sudut pengambilan gambar untuk menangkap garis horizon dan kontur alam yang berbeda-beda di setiap sudutnya. Dengan perencanaan waktu dan sudut yang tepat, hasil dokumentasi drone di Gili Lawa bisa menjadi visual ikonik dalam cerita perjalananmu di Labuan Bajo.
5. Pulau Manjarite

Pulau Manjarite menjadi salah satu spot drone di Labuan Bajo yang menarik karena dari udara kamu bisa melihat kombinasi pantai berpasir putih dan perairan biru jernih yang mengelilinginya, menciptakan kontras warna yang indah untuk dokumentasi. Bentuk pulau yang agak lonjong dengan lekukan alami memberikan pola visual yang menarik saat dilihat dari ketinggian, sehingga setiap footage drone terasa memiliki perspektif tersendiri. Selain itu, perairan di sekitarnya yang dangkal menampilkan gradasi warna yang berbeda, menambahkan dimensi visual pada video atau foto. Kamu juga bisa menangkap aktivitas perahu atau kehidupan laut dari udara, yang menambah konteks perjalanan dan interaksi manusia dengan alam.
6. Desa Wae Rebo

Desa Wae Rebo menjadi salah satu spot drone di Labuan Bajo yang menarik karena dari udara kamu bisa menangkap susunan rumah adat Mbaru Niang yang berbentuk kerucut di tengah lembah hijau, menciptakan perspektif unik yang berbeda dari spot lainnya. Karena lokasi ini berada di luar Taman Nasional Komodo, kamu memiliki lebih banyak fleksibilitas untuk memilih sudut dan ketinggian drone tanpa terlalu dibatasi aturan konservasi ketat. Selain itu, latar pegunungan dan hutan tropis di sekitarnya menambah kedalaman visual, sehingga footage terlihat kaya detail dan penuh tekstur. Kamu juga bisa memanfaatkan cahaya pagi atau sore untuk menonjolkan bayangan rumah adat dan kontur lembah.
Baca juga: Etika Foto & Video di Taman Nasional Komodo: Hal Penting yang Harus Kamu Tahu!
Tips Menerbangkan Drone di Labuan Bajo
Agar hasil dokumentasi udara kamu benar-benar maksimal, ada beberapa hal penting yang perlu diperhatikan sebelum menerbangkan drone. Berikut beberapa tips praktis yang bisa kamu ikuti untuk memastikan footage terlihat profesional dan aman:
- Pastikan lokasi aman dan legal
Selalu pilih lokasi yang memungkinkan penerbangan drone secara sah. Memahami regulasi dan zona larangan sejak awal akan menghindarkanmu dari masalah di lapangan dan memastikan aktivitas tetap sesuai aturan konservasi. - Perhatikan kondisi cuaca dan angin
Labuan Bajo memiliki karakter angin laut yang bisa berubah dengan cepat. Mengecek cuaca dan memilih waktu terbang yang tepat akan membantu menjaga stabilitas drone dan kualitas rekaman. - Pastikan memiliki izin terutama di kawasan Taman Nasional Komodo
Sebelum menerbangkan drone di area konservasi, terutama Taman Nasional Komodo, pastikan kamu sudah memiliki SIMAKSI dan mengikuti prosedur resmi. Hal ini penting agar aktivitas dokumentasi berjalan sah, aman, dan tidak mengganggu satwa maupun lingkungan sekitar. - Atur ketinggian dan sudut dengan tepat
Memilih ketinggian dan sudut pengambilan gambar yang tepat memungkinkan kamu menangkap detail landscape dan panorama dengan lebih jelas. Perubahan perspektif kecil bisa membuat footage terlihat lebih dinamis dan profesional. - Pertimbangkan bekerja sama dengan profesional
Jika kamu ingin fokus menikmati perjalanan tanpa repot mengurus teknis, tim dokumentasi profesional seperti Labuan Bajo Productions bisa membantu mengambil footage drone dengan kualitas tinggi dan hasil yang siap pakai. - Ikut trip dengan tour operator yang sudah include dokumentasi
Kamu juga bisa mengikuti paket Labuan Bajo tour yang sudah menyediakan dokumentasi, sehingga kamu mendapatkan rekaman drone dan foto profesional tanpa harus repot mengatur sendiri. IndonesiaJuara Trip misalnya, menawarkan pengalaman tour yang sekaligus mendokumentasikan setiap momen liburanmu, sehingga kamu bisa lebih santai menikmati perjalanan sambil tetap mendapatkan footage berkualitas tinggi.

Yuk Abadikan Momen Liburan di Labuan Bajo dengan Drone Bersama Labuan Bajo Productions!
Setelah menjelajahi berbagai spot drone di Labuan Bajo, mulai dari kontur bukit Pulau Padar, gradasi Pink Beach, pulau pasir Taka Makassar, formasi unik Gili Lawa, pantai dan lekukan Pulau Manjarite, hingga rumah adat Desa Wae Rebo, kamu pasti menyadari bahwa mendokumentasikan setiap momen dengan drone bisa menjadi pengalaman yang kompleks dan memerlukan perencanaan matang. Mulai dari memahami aturan SIMAKSI, menghindari zona larangan, memilih sudut dan waktu terbang yang tepat, hingga menghadapi kondisi cuaca dan teknis drone, semua aspek ini perlu diperhatikan agar footage tetap profesional dan sah.
Untuk itu, kamu bisa menyerahkan urusan dokumentasi profesional kepada tim ahli seperti Labuan Bajo Productions, yang siap mengambil video dan foto drone dengan kualitas tinggi, sehingga kamu tetap bisa menikmati perjalanan tanpa ribet. Melalui paket dokumentasi Trip Labuan Bajo kami, kamu bisa mendapatkan rekaman udara dan dokumentasi perjalanan lengkap dengan pengambilan gambar profesional, editing rapi, serta hasil yang siap digunakan untuk kenangan atau promosi.
Jadi, tunggu apa lagi? Yuk booking paket dokumentasi Trip Labuan Bajo sekarang dan abadikan setiap momen liburanmu di Labuan Bajo dengan cara yang lebih mudah, aman, dan berkualitas tinggi!

FAQs Tentang Spot Drone di Labuan Bajo
Apakah semua spot di Labuan Bajo bisa diterbangkan drone?
Tidak semua lokasi bisa digunakan untuk drone karena sebagian berada di kawasan konservasi atau zona larangan, sehingga penting memahami regulasi dan batasan setiap area sebelum terbang.
Kapan waktu terbaik menerbangkan drone di Labuan Bajo?
Waktu terbaik biasanya pagi atau sore hari, karena cahaya natural lebih lembut dan gradasi warna landscape, laut, dan bukit akan terlihat lebih jelas dalam footage.
Apakah ada zona larangan terbang drone di Labuan Bajo?
Ya, beberapa area seperti Pulau Kalong, Resort Loh Buaya, Resort Loh Liang, dan Zona Inti Taman Nasional Komodo ditetapkan sebagai zona larangan demi keselamatan satwa dan kelestarian lingkungan.
Bagaimana cara memilih spot drone yang ideal?
Pilih lokasi dengan kombinasi pemandangan yang menarik, seperti bukit, pantai, pulau, dan desa adat, yang memberi perspektif unik dan dinamis saat direkam dari udara.
Apakah semua spot di Labuan Bajo cocok untuk pemula?
Tidak, beberapa spot seperti bukit tinggi atau pulau terpencil membutuhkan keterampilan terbang drone yang cukup, sehingga pemula disarankan untuk ditemani operator profesional.